Menu Tutup

Apa Itu Avoidant Attachment Style?

Gaya keterikatan merupakan pola perilaku atau sikap yang ditunjukkan saat berhubungan dengan orang lain. Saat berinteraksi, tentunya setiap manusia memiliki gaya keterikatan atau attachment style yang berbeda.

Attachment style merupakan pola perilaku penghindaran yang dilakukan seseorang ketika berhubungan dengan orang lain. Jenis keterikatan ini tak hanya attachment style, namun ada beberapa jenis lagi salah satunya adalah  avoidant attachment atau keterikatan penghindaran.

Lantas, apa sebenarnya avoident attachment style?. Yuk, simak seba-sebri jenis keterikatan penghindaran yang perlu diketahui.

Apa Itu Avoidant Attachment Style?

Menurut Ikhsan Bella Persabda, M.Psi., yang merupakan seorang psikolog menjelaskan bahwa avidant attachment merupakan sikap atau pola perilaku dimana anak atau seseorang memiliki pandangan negatif terhadap orang lain.

Mereka yang memiliki pola perilaku seperti ini lebih berusaha sendiri untuk dirinya agar mereka tidak bergantung dengan orang lain. Dan mereka akan cenderung melakukan sesuatu sendiri daripada harus bekerja dengan orang lain.

Profesor Departemen Psikologi di Columbia University, Tara Well Ph.D, mengatakan bahwa seseorang yang memiliki gaya avoidant attachment style mungkin merasa khawatir akan disakiti atau dikecawakan orang lain.

Hal ini yang menyebabkan seseorang yang memiliki avoidant attachment syle berusaha untuk tidak terhubung dengan orang lain.

READ  Cerita Danau Buyat "Perjanjian Antara Manusia Dan Buaya"

Bagaimana Dengan Orang Yang Memiliki Avoidant Attachment Style?

Mereka yang memiliki avoidant attachment style akan merasa terlalu menyakitkan jika harus mengandalkan orang lain yang sama sekali tak bisa menanggapinya. Mereka yang memilki avoidant attachment style umumnya akan meremehkan hubungan. Karena mereka tidak melihat hal yang penting didalam kedekatan tersebut.

Saat mengalami stres, mereka akan menghindari orang lain karena mempercayai bahwa orang lain bisa memperburuk keadaan mereka sendiri.

Orang yang memiliki avoidant attachment style mungkin mempunyai kebiasaan mengabaikan perasaan, terutama saat sedang merasa tertekan. Biasanya mereka akan mengalihkan perhatian dengan bekerja, menonton vidoe, makan, belanja, atau kebiasaan apapun yang merek sukai.

Contoh Avoidant Attachment Style Pada Seseorang

  • Berusaha untuk menghindari orang lain, terutama ketika ia mulai merasa dekat atau akrab biasanya ia akan langsung menghilang.
  • Menarik diri dari lingkungan dan cenderung berdiam diri
  • Menghindari kontak mata atau kontak fisik
  • Memiliki perasaan tidak mendapatkan teman atau ditolak, sehingga lebih memilih untuk menjaga jarak sejak awal
  • Menolak dukungan emosional atau material
  • Ada perasaan bebas dan mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Sebenarnya orang yang memiliki avoidant attachment style dapat mencegah terjadinya hubungan yang sehat dengan pasangan, keluarga, atau teman. Oleh karena itu kamu bisa mencoba terapi perilaku kognitif dari tenaga profesional.

READ  Dibalik Kekuatan Militer Negara Pecahan Uni Soviet: Jejak Sejarah Soviet dan Faktor-faktor Pendukungnya

Jika kamu merasa sulit untuk lepas dari perilaku avoidant attachment style, jangan sungkan untuk konsultasi dengan psikolog.

 

Related Posts