Ciri-Ciri Kolestrol Yang Sering Di Sepelekan

kolestrol adalah metabolit yang mengandung lemak sterol yang di temukan pada membran sel dan disirkulasikan daam plasma darah. kolestrol merupakan jenis lipid khusus yang di sebut steroid, suatu lipid yang memiliki struktur kimia empat cincin atom karbon. tingginya kolestrol dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah di otak karena kurangnya asupan oksigen dan darah. kondisi ini yang menyebabkan seseorang mengalami gejala melemahnya salah satu sisi tubuh, muntah menyemprot, atau sakit kepala yang hebat. kolestrol sendiri adalah senyawa lemak belilin yang sebagian lainya didapatkan dari makanan. umumnya serangan jantung dan stroke merupakan penyakit mengintai mengidap kolestrol berlebihan pada pembuluh darah.

ciri-ciri orang terkena kolestrol

  1. mudah mengantuk, seringnya menguap terjadinya akibat pasokan oksigen ke otak berkurang.
  2. kesemutan
  3. pegal pada tengkuk atau pundak
  4. rasa nyeri di kaki
  5. xanthelasma
  6. perlemak hati
  7. gejala strok
  8. kram

penyebab kolestrol

gayahidup yang tidak sehat, salah satunya adalah makan makanan berlemak tinggi. namun, beberapa kondisi kesehatan juga bisa membuat kolestrol naik. seiring usia bertambah, kolestrol tinggi jadi salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi.

gejala kolestrol tinggi yang lainya adalah rasa nyeri pada tungkai kaki. tidak hanya nyeri tetapi juga terasa kaku dan ada sensasi terbakal. lalu, di ikutu dengan rasa nyeri pada bagian paha atau pantat. selain merasa nyeri, saat kadar kolestrol tinggi, kaki akan terasa dingin.

READ  Apakah Tokek Berbahaya ? Simak Penjelasanya !

banyak cara untuk menurunkan kadar kolestrol yang tinggi. salah satunya dengan meminum rebusan air daun- daun tertentu beberapa daun di ketahui dapat membantu menurunkan kadar kolestrol. mulai dari kelor hingga salam. berikut beberapa rebusan daun terbaik untuk kolestrol.

  1. rebusan daun kelor
  2. dan kari
  3. daun artichoke
  4. daun salam
  5. daun serai

kolestrol tinggi dapat disebabkan oleh perunahan atau mutasi sejumlah gen yang di turunkan dari kedua orang tua. mutasi gen ini membuat tubuh tidak bisa membuang kolestrol dari dalam darah. namun, kolestrol tinggi akibat kondisi ini lebih jarang terjadi di bandingkan dengan faktor faktor lainnya. selain beberapa faktor di atas, seseorang yang berusia 40 tahun ke atas juga lebih berisiko menderita kolestrol. hal ini terjadi karena seirinng bertambahnya usia, hati menjadi kurang mampu membuang kolestrol jahat. untuk orang dewasa, disarankan untuk menjalani pemeriksaan kolestrol tiap 4-6 tahun sekali, di mulai dari usia 20 tahun. meski jarang mengalami kolestrol tinggi. dianjurkan pemeriksaan pada anak anak juga di anjurkan saat usia 9-11 tahun dan di ulangi pada tahun 17-21 tahun.