Menu Tutup

Faktor Yang Membuat Seseorang Menyukai Sesama Jenis

Homoseksualitas adalah orientasi seksual yang menunjukkan ketertarikan terhadap orang lain yang memiliki jenis kelamin atau gender yang sama (penyuka sesama jenis). Penelitian awal menyebutkan gangguan mental sebagai penyebab seseorang menjadi penyuka sesama jenis. Hal ini kemudian menciptakan diskriminasi dan stigma terhadap gay atau lesbian di masyarakat. Namun, semenjak tahun 1987 berbagai lembaga kesehatan di dunia, termasuk American Psychiatric Association (APA), tidak lagi menggolongkan homoseksual sebagai gangguan mental, Pedoman Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa dari Kementerian Kesehatan RI juga menjelaskan bahwa homoseksual tidak termasuk ke dalam gangguan jiwa. Homoseksual juga bukanlah bentuk penyimpangan atau gangguan seksual. Hal ini di awal perlu ditekankan agar individu yang mengalaminya sadarbahwa perasaan suka sesama jenis itu adalah salah dan perlu untuk diubah. Jika sadar itu salah maka penanganan penyimpangan seksual ini nantinya akan lebih maksimal dan hasilnya jauh lebih baik ketimbang pada individu yang merasa tidak ada yang salah dengan hasral seksual sesama jenisnya. Suka sesama jenis ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain Terlalu intens dan intim bergaul dengan teman sesama jenis bahkan sampai hal yang pribadi, seperti sering mandi bersama atau tidur satu selimut, Pengaruh tidak baik dari orang-orang yang juga suka sesama jenis, Mempunyai riwayat trauma masa lalu berkaitan dengan penyimpangan seksual serupa.

READ  Sering Merasa Ingin Menyerah Dalam Hidup? Ini Hal Yang Perlu Kamu Tanamkan Dalam Diri Kamu!

Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan seksual ini, diantaranya :

1. Faktor genetis

Bahwa perbedaan kecil pada ukuran sel-sel tertentu di otak dapat mempengaruhi orientasi seksual seseorang. Riset ini menjadi tonggak penelitian homoseksual. Kebanyakan ilmuwan yang meneliti hubungan genetis dan homoseksualitas pada akhirnya menutup penelitiannya dengan mengatakan bahwa lingkunganlah yang menjadi faktor utama pembentukan orientasi seksual.

2. Pengaruh Lingkungan Pergaulan

Michael Foucoult dalam bukunya The History of Sexuality (1976) memaparkan bahwa manusia pada abad ini menggambarkan orientasi seksual sebagai bentuk “kebenaran diri”, dan kebenaran itu harus dicari.

Faktor sosial ini berpengaruh paling penting dalam kehidupan keseharian, seperti :

– Terlalu intens dan intim bergaul dengan teman sesama jenis bahkan sampai hal yang pribadi, seperti sering mandi bersama atau tidur satu selimut.

– Pengaruh tidak baik dengan bergaul bersama orang-orang yang menyukai sesama jenis.

3. Keluarga

Karena kurangnya interaksi dengan ayah, terbentuk keinginan lebih untuk mendapatkan kasih sayang dari figur seorang “ayah” atau laki-laki. Di kemudian hari, inilah yang bisa mengarah ke orientasi homoseksual.

4. Trauma

Trauma masa lalu membuat seseorang menyukai sesama jenis. Pelecehan seksual menjadi trauma tersendiri yang disimpan rapat dalam dirinya sehingga menjadi faktor pendorong untuk dilakukannya penyimpangan seksual.

READ  Destinasi Taman Siwa Gilimanuk

Suka sesama jenis diterapi melalui pendekatan koseling bersama dokter ahli psikiatri. Selama terapi konseling, dukungan keluarga dan orang terdekat mutlak diperlukan.

 

 

 

Related Posts