Kamu Masih Sering Membakar Sampah Pekarangan Rumah? Jangan Lagi Ya, Berikut Alternatifnya

Membakar sampah pekarangan: mengapa itu bukan ide yang bagus

Membakar sampah pekarangan bukanlah cara yang tepat untuk menghilangkan daun dan ranting yang terkumpul. Pembakaran berdampak negatif bagi lingkungan dan bahkan dilarang di banyak tempat. Anda dapat melakukan beberapa hal lain sebagai gantinya. Simak uraian berikut!

Halaman anda yang rindang mungkin sangat baik  bagi kesejukan rumah anda. Namun daun dan cabang yang dipotong dengan cepat menumpuk di halaman dalam jumlah besar. Terkadang ada begitu banyak pekarangan sehingga tidak lagi muat di tempat sampah organik rumah anda. Membakar sampah pekarangan mungkin tampak seperti solusi yang baik, tetapi sebenarnya itu adalah sesuatu yang harus Anda hindari.

Menyalakan api di pekarangan rumah antara lain menyebabkan polusi, debu halus karena partikel dilepaskan ke udara tanpa tersaring. Di banyak negara di dunia, pembakaran sampah pekarangan telah dilarang dengan sanksi ringan hingga berat. Namun, Anda dapat dengan mudah menghindari masalah ini karena ada banyak cara lain untuk membuang atau menggunakan kembali limbah organik pekarangan rumah anda ini. 

Berikut alasan mengapa membakar sampah pekarangan bukanlah solusi yang baik

Membakar sampah pekarangan seringkali memang menjadi jalan pintas untuk mengatasi jumlah sampah yang besar di pekarangan anda. Namun berikut ada beberapa alasan anda harus berhenti melakukan hal ini. Berikut uraiannya:

  • Asap dari pembakaran sampah pekarangan menimbulkan berbau busuk dan melepaskan partikel serta polutan lainnya ke udara lingkungan sekitar . Ini sangat mencemari udara. Misalnya, zat seperti jelaga dan berbagai gas memasuki atmosfer sekitar tanpa filter. Mereka juga bisa masuk ke tubuh manusia melalui inhalasi. 
  • Limbah hijau dapat didaur ulang karena nutrisinya dapat digunakan kembali oleh tanaman melalui proses pengomposan. Jadi akan sia-sia jika Anda membakar daun di pekarangan anda. 
  • Api dan kemungkinan kepulan asap bisa disalahartikan , tetangga anda yang tidak mengetahui bahwa anda hanya sedang membakar rumput mungkin saja akan memanggil pemadam kebakaran. Hal yang tentunya merugikan petugas pemadam kebakaran. 
  • Saat membakar sampah hijau tersebut, Anda bisa membakar hewan kecil yang berlindung di tumpukan. 
  • Anda cukup membuang sampah seperti daun atau potongan rumput di tempat sampah organik . Jika Anda sedang melakukan pemangkasan rumput untuk membersihkan pekarangan anda dan tempat sampah sepenuhnya penuh anda bisa mengolahnya menjadi pupuk organik. Beberapa kota besar dan kecil juga menyiapkan tempat sampah untuk mengumpulkan daun-daun yang sampah pekarangan sehingga Anda tidak perlu membuangnya ke tempat sampah pribadi. 
  • Bila di kota anda telah tersedia pusat daur ulang dan fasilitas pengomposan kota yang menerima sampah hijau. Yang harus Anda lakukan adalah membawanya ke sana dan Anda tidak perlu khawatir membuang limbah kebun.
READ  Inilah Selokan Terbersih Di Dunia, Bahkan Sampai Bisa Lihat Ikan Koi Lo

Cara alternatif selain membakar sampah pekarangan anda

Anda cukup membuang sampah taman di pusat daur ulang alih-alih membakarnya. Anda juga memiliki opsi lain untuk menggunakan limbah hijau pekarangan rumah anda, seperti cara-cara dibawah ini: 

  • Buat kompos : Dengan membuat tumpukan kompos, Anda dapat menggunakan limbah ekologis dan membuat pupuk Anda sendiri. 
  • Buat mulsa sendiri : Cabang dan ranting yang dipotong biasanya membusuk lebih lambat bila dibuat kompos. Daripada dibuang begitu saja, Anda bisa menggunakannya untuk membuat mulsa yang kaya nutrisi.
  • Gunakan stek cabang: Cabang yang dipotong sangat berguna untuk taman karena Anda dapat menggunakannya di banyak tempat. 
  • Bahan kerajinan : Bahan alami sangat bagus untuk membuat dekorasi rumah. Anda dapat menekan dan mengeringkan daun untuk mengawetkan dan menghiasnya.