Kasus Kecelakaan Kereta Api Terparah Di Dunia

Kasus kecelakaan memang kerap kali terjadi diseluruh dunia. Dan jika dibandingkan dengan kasus kecelakaan di jalan raya, kasus kecelakaan kereta bisa memakan korban jiwa lebih tinggi.

Berikut ini adalah kasus kecelakaan kereta terparah yang pernah terjadi.

Balvano (Italia)

Pada tahun 1944, merupakan kejadian kelam di selatan Italia. Kejadian ini bermula karena kereta yang diisi batu bara dengan kualitas rendah yang memproduksi karbon monoksida dalam jumlah besar. Kemudian, ada sekitar 650 penumpang diatas gerbong terbuka yang terjebak di dalam terowongan selama 38 menit.

Di tengah gelapnya malam dan rintik hujan, lokomotif kereta yang masih menunggu sinyal jalan terus mengeluarkan asap beracun yang tidak berbau dan dihirup penumpang gelapnya hingga mati lemas. Diprediksi lebih dari separuh dari total 47 gerbong kereta yang terjebak di dalam terowongan.

Queen Of The Sea Land (Sri Lanka)

Pada 26 Desember 2004 terjadi tsunami yang menerjang Indonesia dan negara Asia lain. Saat itu kereta bernama Queen of the Sea Land tengah melaju dijalurnya di Sri Lanka dan hanya berjarak 200 meter dari bibir pantai saat ombak pertama menerpa kereta ini.

Kereta ini membawa delapan gerbong, dan saat itu datang ombak susulan yang berhasil menggulingkan kereta ini dan tersapu gelombang tsunami sampai hancur. Peristiwa kecelakaan sekaligus tsunami ini memakan korban jiwa sebanyak 1.700 orang.

READ  Buah Yang Membantu Menjaga Kesehatan Anda: Pisang

Al-Ayyat (Mesir)

Tragedi selanjutnya terjadi pada Februari 2022. Kecelakaan kereta ini terjadi karena ledakan disalah satu gerbongnya yang diketahui dipicu oleh silinder gas di gerbong 5. Api menyebar dengan cepat hingga menggosongkan penumpang di tujuh gerbong dan sulit diidentifikasi.

Angka kematian akibat insiden ini sebanyak 383 orang. Namun, mengingat kapasitas penumpang 150 dalam satu gerbong biasanya berlipat ganda, maka angka yang diyakini saat ini hingga 1.000 orang.

Lembah Anal (Sumatera Barat, Indonesia)

Di Indonesia pada  25 Desember 1944, pernah terjadi kecelakaan kereta yang sangat parah. Kecelakaan ini terjadi di lembah Anal, Sumatera Barat, yang terjadi akibat adanya rem blong di jalur Lembah Anal yang cukup terjal tersebut. Dalam kecelakaan ini memakan korban jiwa sebanyak 200 orang meninggal dunia dan 250 orang mengalami luka.

Bihar (India)

Kecelakaan kereta api terparah juga pernah menimpa India yang menewaskan 800 orang. Tragedi ini terjadi pada Juni 1981, ketika kereta melintasi jembatas di atas sungai Bagmati dekat kota Mansi, tiba-tiba badai topan datang.

Kemudian kereta tergelincir dari rel dan terjun ke sungai yang mengakibatkan kematian pada penumpang. Kereta ini membawa sekitar 1.000 penumpang dalam sembilan gerbong antara Mansi dan Sahara pada saat kecelakaan terjadi.

READ  Wacana Pemekaran Wilayah Kabupaten Banggai