Kunang-kunang: mengapa hewan ini dapat bersinar dan apa lagi yang bisa dilakukannya?

Uniknya kunang-kunang

Kunang-kunang adalah salah satu spesies unik di dunia serangga. Ada 2.000 spesies kunang-kunang yang berbeda di seluruh dunia . Di garis lintang kita ada kunang-kunang kecil, kunang-kunang besar, dan kunang-kunang bersayap pendek. Berdasarkan pada spesiesnya, jantan dan betina  atau hanya betina yang bisa bersinar.

Baik betina maupun jantan adalah serangga yang agak tidak mencolok di siang hari. Mereka kecil, bersayap atau tidak, berwarna coklat, dan tanpa pola yang khas. Namun, pada malam musim panas yang hangat, biasanya setelah jam 10 malam, mereka mulai bersinar hijau-kuning cerah.

Mengapa kunang-kunang bersinar?

Bagi kunang-kunang, bulan Juni merupakan puncak kehidupannya yaitu bulan kawin. jantan terbang keluar untuk mencari pasangan dan menyala agar mereka bisa terlihat. Jika hanya betina yang bisa bersinar, mereka duduk di atas daun dekat tanah dan bersinar dengan sekuat tenaga agar tidak terlewatkan oleh jantan. Setiap spesies memiliki sinyal cahayanya sendiri . Beginilah cara mereka menghindari kawin dengan spesies asing, misalnya dengan menerangi ritme yang berbeda.

Karunia cahaya yang langka di dunia hewan ini disebut bioluminescence . Selain kunang-kunang, ubur-ubur, koral dan jamur juga dapat menghasilkan “cahaya dingin”, yaitu cahaya yang tidak disinari oleh panas melainkan oleh bahan kimia. Selama proses kimia, elektron tereksitasi dalam tubuh organisme. Pada kunang-kunang, dan melepaskan energi, yang akhirnya diubah menjadi cahaya. Seperti yang sering rangsangan ini diambil alih oleh asam karboksilat luciferin. Bereaksi dengan oksigen terjadi dalam biokimia, reaksi luciferin-oksigen adalah proses kompleks di mana energi juga hilang dalam bentuk panas. Pada saat yang sama, ini masih merupakan proses yang efisien: sekitar 40 persen energi diubah menjadi cahaya sekitar. Ini sesuai dengan bola lampu LED standar!

READ  Fakta Menarik: Apakah Mie Instan atau Nasi yang Lebih Cepat Membuat Gemuk? Temukan Jawabannya!

Kunang-kunang bisa menjadi hewan yang mampu melawan wabah siput. Ini sangat populer di kalangan tukang kebun karena larva kunang-kunang memakan siput. Tidak masalah bagi hewan ini apakah siput itu telanjang atau memiliki cangkang.

Selain itu, segerombolan kunang-kunang sangat romantis dan pasti SANGAT MENYENANGKAN saat kencan di luar ruangan. Di taman yang ditanami secara alami dan lestari, Anda mendapatkan romansa yang bersinar dengan lebih mudah. Ini dia beberapa tips agar kunang-kunang hadir di pekarangan rumah kamu, selamat mencoba!

  • Hindari penggunaan pestisida , karena hal itu juga membunuh serangga.
  • Biarkan sudut taman Anda ditumbuhi tanaman liar.
  • Buat struktur alami seperti dinding batu kering, tumpukan batu, tumpukan cabang, padang rumput, dan pagar tanaman.
  • Biarkan taman Anda gelap di malam hari. Ini juga membantu serangga dan hewan lain untuk menemukanpekarangan rumah anda.