Pahala Orang Yang Terkena Ilmu Santet

santet adalah upaya seseorang untuk mencelakai orang lain dari jarak jauh dengan menggunakan ilmu hitam. biasanya ilmu hitam di gunakan untuk orang ingin balas dendam karena sakit hati kepada orang lain. santet dapat di lakukan sendiri maupun dengan bantuan seorang duku. santet merupakan bagian dari ilmu hitam yang masih ada keberadaanya. maksud dan tujuannya dari pelaku santet biasanya ada untuk tujuan negatif, menyakiti, merusak, atau destruktif yaitu dengan cara memasukkan benda-benda ke dalam tubuh si korban dengan bantuan makhluk gaib yaitu jin dan setan. ilmu hitam seperti santet adalah suatu penyimpangan dari ajaran agama islam, hal ini di larang oleh Allah SWT dan siapapun yang mempraktikannya akan di kenai dosa besar, melakukan sihir seperti santet dan lainnya termasuk dosa besar nomor dua.

perbuatan santet itu tentu tidak boleh di lakukan, karena mereka yang berbuat harus menyembah jin, setan maupun perdukunan dan Allah pun melaknat perbuatan itu karena telah menyekutukan Allah dengan makhluk lain. bahkan MUI pusat sudah mengeluarkan fakta haram perbuatan santet dan perdukunan “kita minta perbuatan santet mengajarkan karena mereka menyebah ke jin dan setan” katanya menjelaskan. dampak dari mengirim santet pada orang hakikatnya berakibat fatal untuk diri sendiri, dampak tersebut berupa karma. bahkan belpat-lipat karma yang akan di terima oleh seorang yang dengan sengaja mengirim santet untuk mencelakai orang lain. tidak tangung-tanggung, sekali pun orang tersebut sudah meninggal dunia, karma masih berlaku. terkadang santet atau sejenisnya seperti pelet dan teluh di jadikan jalan pintas oleh seseorang untuk mewujudkan keinginannya akan tetapi pada hakikatnya orang yang melakukan tindak kejahatan melalui jalur mistis telah masuk kesesatan.

READ  The Pros and Cons of Homeschooling: Exploring the Benefits and Drawbacks of Educating Your Children at Home

sebenarnya, tidak ada keterangan khusu mengenai pahala orang terkena santet. namun, orang yang terkena santet termasuk orang yang terzalimi karena dirinya tidak mengetahui akan sihir tidak bisa berbuat apapun saat santet tersebut masuk ke tubuhnya. oleh karena itu, pahala orang yang terkena santet bisa di samakan dengan orang terzalimi. tentang hal ini Allah SWT berfirman “dan balasan sebuah kejelekan adalah sbuah serupa (boleh seseorang membalas kejahatan dengan kejahatan serupa, yaitu tidak sampai menzdalimi). maka barangsaiapa yang memaafkan orang yang mendzalimi dirinya, memaafkan orang yang mencela dirinya dan dia memperbaiki. maka pahalanya adalah atas Allah. sesungguhnya Allah tidak mencintai orang-orang yang dzalim” (QS Asy-Syura:40). pahala orang yang terkena santet yang berkaitan dengan perbuatan dzalim lainya adalah terdapat dalam sebuah hadist, dimana di hari kiamat akan dkatakan supaya beridi orang yang pahalanya atas Allah. maka di sebut bahwasanya tidak berdiri atas itu kecuali orang memafkan. ini menunjukan tentang keuatamaan yang besar pahala dengan bagi oran yang memaafkan orang telah mecelakai dirinya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa keutamaan ada sabar pahala yang besar baginya.