Sering Khawatir Tentang Perkembangan Anak Anda? Berikut Cara Membesarkan Anak Sesuai Zaman

Sering Khawatir Tentang Perkembangan Anak Anda? Berikut Cara Membesarkan Anak Sesuai Zaman

Perkembangan anak adalah hal yang menjadi perhatian utama setiap orangtua. Jika Moms membesarkan anak-anak hari ini, kemungkinan Moms ingat bagaimana rasanya menghabiskan masa kecil  tanpa teknologi, memutar ulang kaset, berbicara tatap muka dengan teman, meminta tumpangan kepada orang tua, dan menyepakati waktu penjemputan karena ada tidak ada ponsel.

Membesarkan anak-anak di dunia yang penuh ketidakpastian menghadirkan tantangan baru yang memerlukan perencanaan matang, tetapi juga memberikan peluang unik untuk menyatukan kembali keluarga dan menjadikan rumah Moms tempat berlindung yang aman bagi orang yang Moms cintai. Membuat anak-anak bahagia tidak ada hubungannya dengan apa yang kita berikan kepada mereka dan segala sesuatu yang berkaitan dengan waktu yang kita habiskan bersama .

Sementara hidup mungkin menjadi lebih rumit, kita memiliki lebih banyak rasa dan kesadaran daripada sebelumnya untuk mengatasi hambatan dan mendukung perkembangan emosional anak-anak kita daripada menutup emosi mereka. Ini adalah kesempatan untuk berkembang secara emosional, tumbuh dalam spiritualitas, dan menyembuhkan keluarga kita. Pertumbuhan tidak terjadi tanpa perjuangan.

Sementara kita hidup di era dimana jadwal padat, teknologi, dan media sosial adalah hal yang biasa, banyak keluarga ingin hidup lebih dan lebih terhubung satu sama lain. Berikut adalah  beberapa ide sederhana untuk membuat membesarkan anak-anak di dunia yang tidak pasti.

1. Mengelola Emosi Anak 

Terima dan validasi setiap emosi yang dialami anak Moms. Ketika Moms kesal lalu kemudian suami menyuruh Moms untuk rileks, bagaimana perasaan Moms? Biasanya tidak lebih baik!

READ  Moms, Waspada! Ini Alasan Mengapa Memaksa Anak Belajar Bisa Membuat Mereka Berhenti Belajar

Jika anak Moms merasa cemas untuk pergi ke sekolah, nasehat tidak akan menghilangkan emosi pada diri anak saat memberi tahu mereka bahwa mereka baik-baik saja atau tidak perlu khawatir. Apa yang dapat kita lakukan adalah mencoba memahami mengapa mereka merasa seperti itu dan kemudian mengatur aktivitas yang meningkatkan kepercayaan diri , seperti menemani selama sarapan untuk membantu mereka merasa aman dan dicintai.

Tahan keinginan untuk memberitahu mereka agar tidak merasa seperti ini (ini bisa sulit!) bahkan jika Moms tahu mereka tidak perlu khawatir. Ceritakan bahwa Moms juga pernah merasakan hal yang sama dan bagaimana Moms melewatinya.

2. Jadilah Zona Aman Anak

Ini bukan tentang memiliki keluarga yang sempurna atau situasi rumah atau menjadi penurut. Menjadi zona aman mereka berarti anak Moms bisa menjadi diri mereka sendiri di rumahnya tanpa dihakimi. Yang ini mungkin mengharuskan semua anggota keluarga untuk ikut serta.

Jika mereka memiliki hobi yang tidak biasa, tanyakan apa yang menarik minat mereka atau bagaimana perasaan mereka saat mengerjakannya. Ini bermanfaat bagi seluruh keluarga dan mendorong semua orang untuk meninggalkan stres mereka diluar dan memimpin dengan hati mereka.

Beri mereka tanggung jawab di rumah untuk berkontribusi yang tidak terikat pada tunjangan atau hadiah. Jika ada perubahan dalam keluarga atau pengaturan tempat tinggal Moms, pertahankan perkembangan anak-anak. Mereka umumnya ingin tahu bagaimana perubahan apa pun akan berdampak pada mereka. Menjaga sebanyak mungkin struktur dan prediktabilitas akan menghibur mereka.

READ  Begini Cara Melatih Kemandirian Anak dengan Penuh Kasih Sayang

3. Perhatikan Batasan Penggunaan Gadget

Anak-anak Moms mungkin tertarik pada teknologi seperti halnya magnet. Bagaimana perasaan Moms untuk menangani hal ini? Sebagian besar akan mengatakan cukup sulit, tetapi anak-anak kita sering kurang kesadaran diri untuk mengetahui ketika ada sesuatu yang buruk yang mungkin saja terjadi, misalnya menjadi candu akan ponsel untuk bermain game online.

Jangan merasa buruk ketika anak-anak Moms marah dengan aturan apa pun yang Moms buat. Kami telah mendengar dari banyak anak yang mengatakan bahwa mereka senang orang tua mereka membatasi waktu media sosial dan teknologi mereka . Meskipun mereka mungkin tidak mengakuinya sekarang, suatu saat mereka akan berterima kasih!

4. Tetap Terhubung Dengan Fun Activities

Anak-anak dan remaja sering membutuhkan bimbingan untuk keluar dari pikiran mereka sendiri. Jalan-jalan keluarga, yoga, gereja, dan aktivitas mindfulness adalah cara yang bagus untuk terhubung dan menyeimbangkan kembali hubungan Moms dengan anak.

Perhatian penuh terdengar lebih rumit dari itu. Melakukan apa saja menggunakan perhatian penuh Moms, dan manfaatnya sangat besar. Seni, memasak, mendengarkan musik, dan permainan hanyalah beberapa ide untuk menghadirkan perhatian dan ketenangan ke dalam waktu keluarga Moms.

Ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan keluarga Moms bersama untuk mendapatkan manfaat dari latihan ini. Pertimbangkan waktu malam dimana setiap anggota keluarga mendapat kesempatan untuk memilih aktivitas untuk keluarga.

READ  The Role of Parenting in Fostering Emotional Intelligence

5. Kembangkan Pola Pikir Bertumbuh Keluarga

Tidak setiap hari akan ada sinar matahari dan bukan kepentingan anak-anak kita untuk membuatnya merasa senang setiap hari. Kesalahan sangat penting untuk pertumbuhan. Tantangan diperlukan untuk menanamkan ketabahan dan tekad.

Orang tua yang memuji upaya balita mereka alih-alih bakat mereka terbukti memiliki pola pikir yang lebih positif lima tahun kemudian. Anak-anak ini percaya bahwa kemampuan mereka dapat berkembang dan meningkat dengan kerja keras.

Mengomentari usaha dan ketekunan, daripada hasil yang sempurna. Alih-alih mereka mengandalkan pujian dari luar, bantu mereka memperhatikan bagaimana upaya mereka membuat mereka merasa nyaman dan dihargai.

Bagaimana rasanya terus maju dan menyelesaikan soal matematika? Apa yang Moms lakukan ketika keadaan menjadi menantang? Apakah Moms bangga dengan hasilnya?

Meskipun tidak ada orang tua yang ingin anaknya menderita, terkadang yang terbaik adalah membiarkan mereka mengatasi masalahnya sendiri, mengetahui bahwa mereka mendapatkan cinta dan dukungan Moms.

6. Menghargai Waktu Bersama

Saat anak-anak kita mendekati masa remaja, mereka mungkin menunjukkan preferensi untuk bersama teman daripada di rumah. Usahakan untuk menjaga setidaknya satu atau dua hari dalam seminggu untuk waktu keluarga .

Sekali lagi, tidak peduli apa yang mereka katakan sekarang, mereka akan berterima kasih nanti. Manfaatkan waktu bersama untuk terhubung dan melakukan sesuatu yang menyenangkan seperti bermain game atau menonton film malam, memasak makan malam bersama, atau memilih aktivitas secara bergiliran.